Selasa, 18 November 2014

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN SINTAKSIS KORAN HALUAN RIAU 16 SEPTEMBER 2014



ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN SINTAKSIS
KORAN HALUAN RIAU 16 SEPTEMBER 2014
Nama   : Ade Safitri
NPM   : 126211811
Kelas   : 5A
            Kesalahan berbahasa dalam bidang fasa sering dijumpai dalam bahasa lisan maupun bahasa tulis. Artinya, kesalahan berbahasa dalam bidang frasa ini seringterjadi dalam dalam kegiatan berbicara maupun kegiatan menulis. Kesalahan berbhasa dalam bidang frasa bisa disebabkan oleh berbagai hal. Berikut ini merupakan kesalahan berbahasa tataran sintaksis pada koran haluan riau.
KESALAHAN DALAM BIDANG FRASA

Adanya Pengaruh Bahasa Daerah
Situasi kedwibahasaan yang ada di Indonesia menimbulkan pengaruh yang besar dalam pemakaian bahasa. Kesalahan berbahasa dalam tataran sintaksis akibat pengaruh bahasa daerah dapat kita jumpai dalam bahasa Indonesia. Hal tersebut dapat diperhatikan dalam pemakaian frasa yang tidak tepat berikut ini.
Bentuk Tidak Baku
Soal bunda mau punya kekasih baru lagi boleh, asal bahagia. (hlm: 20)
Bentuk Baku
Masalah bunda mau punya kekasih baru lagi boleh, asal bahagia.
    
Dalam ragam baku, unsur yang dilingkari dengan warna merah pada kalimat diatas merupakan pemakian kata yang salah. Kesalahan itu disebabkan oleh adanya pengaruh kekurangceratan dalam menyesuaikan kata dengan kegunaannya.  Kesalahan penggunaan kata soal tersebut bisa diperbaiki dengan kata masalah.
Kata soal dalam KBBI (2008 : 1325) memiliki makna yaitu, so·al n 1 apa yg menuntut jawaban dsb (pertanyaan dl hitungan dsb): sekalian -- tt keuangan supaya dikumpulkan, nanti akan dijawab satu per satu; ia tidak dapat mengerjakan -- nomor lima; 2 hal yg harus dipecahkan; masalah: -- banjir di Jakarta semakin mengkhawatirkan; 3 hal; perkara; urusan: pembicaraan kami melantur ke -- yg dikhawatirkannya; -- jawab 1 tanya jawab (ada yg bertanya dan yg harus menjawab, dl ruang surat kabar dsb); 2 perdebatan; perbahasan; perbantahan.
Kata Masalah dalam KBBI (2008 : 883) memiliki makna yaitu, ma·sa·lah [1] n sesuatu yg harus diselesaikan (dipecahkan); soal; persoalan: -- keluarga hendaknya diselesaikan oleh keluarga itu sendiri; rapat itu harus memecahkan -- yg paling rumit; -- warga negara Pol segala sesuatu yg menyangkut kehidupan warga negara dl kehidupan sehari-hari sbg warga negara.
Dari makna soal dan masalah diatas juga dapat diambil jawaban bahwa kata soal lebih tepat digunakan untuk sesuatu yang membutuhkan jawaban. Sedangkan kata masalah bisa digunakan untuk sesuatu yang bersifat memiliki konflik atau suatu hal yang terjadi/kasus

Bentuk tidak baku
Masalah pribadi sama orang lain, nanti dulu. (hlm:20)
Bentuk Baku
Masalah pribadi sama orang lain, tunggu dulu.                         

Dalam ragam baku, unsur yang dilingkari dengan warna merah pada kalimat diatas merupakan pemakian kata yang salah. Kesalahan itu disebabkan oleh adanya pengaruh kekurangceratan dalam menyesuaikan kata dengan kegunaannya.  Kesalahan penggunaan kata nanti tersebut bisa diperbaiki dengan kata tunggu. Kata nanti tidak tepat digunakan dalam kalimat tersebut karena kata nanti lebih menekankan pada suatu hal yang pasti Bentuk baku
sedangkan tunggu untuk hal yeng belum pasti.
Kata nanti dalam KBBI (2008: 951) memiliki makna yaitu, nan·ti [1] 1 n waktu yg tidak lama dr sekarang; waktu kemudian; kelak: hal itu akan kita bicarakan --; -- saya akan menelepon Anda lagi; sampai bertemu lagi --; 2 adv kalau tidak begitu; kalau tidak: dengarkan nasihatku baik-baik, -- engkau menyesal; jangan kauganggu, -- ia marah; 3 adv akan: tidak -- menurut perintahmu.
Kata tunggu dalam KBBI (2008: 1506)  memiliki makna yaitu, tung·gu [1] v, ber·tung·gu v tinggal sementara untuk berjaga (menjaga); berkawal: kita ~ sampai persalinan itu berlangsung.
 

Bentuk tidak baku
Tinggal urusan undangan yang belum kelar. (hlm: 20)
Bentuk baku
Tinggal urusan undangan yang belum selesai

   
Dalam ragam baku, unsur yang dilingkari dengan garis merah pada kalimat diatas merupakan pemakian kata yang salah. Kesalahan itu disebabkan oleh adanya pengaruh bahasa daerah.  Kesalahan penggunaan kata kelar pada kalimat tersebut bisa diperbaiki dengan kata selesai. Kata selesai merupakan kata yang baku menurut KBBI, sedangkan kata kelar adalah bahasa daerah.
            Menurut KBBI (2008: 1252) kata selesai memiliki makna yaitu, se·le·sai v 1 sudah jadi (tt sesuatu yg dibuat); habis dikerjakan: mudah-mudahan pembuatan jembatan itu dapat -- akhir tahun ini; 2 habis; tamat; berakhir: pertunjukan -- pukul 23.00; 3 beres (terbayar, lunas, impas): utangnya sudah --; 4 putus (tt perkara, harga, perundingan, dsb): perkaranya belum --; 5 teratur rapi; tidak kusut (tt rambut); jelas lagi baik (tt perkataan dsb): rambutnya -- diandam; kejadian itu diceritakannya dng .


Susunan Kata yang Tidak Tepat
Salah satu akibat dari pengaruh bahasa asing adalah kesalahan dalam susunan kata. Berikut ini adalah kesalahn susunan kata yang saya temukan dalam koran haluanriau 16 September 2014.
Bentuk Tidak Baku
Tune Hotel Pekanbaru (hlm: 3)
Bentuk baku
Hotel Tune Pekanbaru.
    

Kesalahan yang terdapat pada kalimat diatas adalah karena kesalahan penyusunan kata. Tepatnya pada kata yang dilingkari dengan garis merah tersebut. Susunan kata yang dilingkari garis merah tersebut tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Hal itu berawal dari terjemahan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, dengan hukum susunan kata yang berbeda dengan bahasa Indonesia (MD) itulah yang menyebabkan terjadinya kesalahan berbahasa.
            Tune Hotel Pekanbaru merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris dan mengikuti penyusunan kata bahasa Inggris pula. Dalam bahasa Inggris menggunakan hukum Menerangangkan Diterangkan (MD) sedangkan dalam bahasa Indonesia Diterangkan Menerangkan (DM). Jadi, jika diperbaiki dengan susunan dalam bahasa Indonesia (kata yang kan terletak didepan keterangannya).
Bentuk Tune Hotel Pekanbaru atau Hotel Tune Pekanbaru maksudnya adalah sebuah hotel yang diberi nama tune dan terletak di Pekanbar. Kesalahan tersebut diperbaiki menjadi Hotel Tune Pekanbaru.
Di dalam KBBI (2008: 508) kata hotel memiliki makna yaitu, ho·tel /hotél/ n bangunan berkamar banyak yg disewakan sbg tempat untuk menginap dan tempat makan orang yg sedang dl perjalanan; bentuk akomodasi yg dikelola secara komersial, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan, penginapan, makan dan minum.

Bentuk tidak baku
The Peak Apartement Pekanbaru (hlm: 3)
Bentuk baku
Apartemen The Peak Pekanbaru.
  
Kesalahan yang terdapat pada kalimat diatas adalah karena kesalahan penyusunan kata. Tepatnya pada kata yang dilingkari dengan garis merah tersebut. Susunan kata yang dilingkari garis merah tersebut tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Hal itu berawal dari terjemahan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, dengan hukum susunan kata yang berbeda dengan bahasa Indonesia (MD) itulah yang menyebabkan terjadinya kesalahan berbahasa.
Apartement The Peak Pekanbaru merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris dan mengikuti penyusunan kata bahasa Inggris pula. Dalam bahasa Inggris menggunakan hukum Menerangangkan Diterangkan (MD) sedangkan dalam bahasa Indonesia Diterangkan Menerangkan (DM). Jadi, jika diperbaiki dengan susunan dalam bahasa Indonesia (kata yang kan terletak didepan keterangannya).
Bentuk The Peak Apartement Pekanbaru atau Apartemen The Peak  Pekanbaru maksudnya adalah sebuah apartemen yang diberi nama the peak dan terletak di Pekanbaru. Kesalahan tersebut diperbaiki menjadi Apartemen The Peak Pekanbaru.
Di dalam KBBI (2008: 80) kata apartemen memiliki makna yaitu, apar·te·men /apartemén/ n 1 tempat tinggal (terdiri atas kamar duduk, kamar tidur, kamar mandi, dapur, dsb) yg berada pd satu lantai bangunan bertingkat yg besar dan mewah, dilengkapi dng berbagai fasilitas (kolam renang, pusat kebugaran, toko, dsb).


Penggunaan Istilah Asing
Pemakai bahasa Indonesia yang memiliki kemahiran menggunakan bahasa asing tertentu sering menyelipkan istilah asing dalam pembicaraan atau tulisannya. Padahal kita tidak boleh mencampuradukkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing. Kesalahan penggunaan bahasa asing yang saya temukan pada koran haluan riau adalah berikut ini.
Bentuk Tidak Baku
Besok, menpora buka Tour de Siak. (hlm: 1)
Bentu Baku
Besok, menpora buka Perjalanan di Siak


Kesalahan yang terdapat dalam kalimat diatas adalah karena menggunakan unsur bahasa asing yang belum tentu bisa dipahami oleh orang yang berpendidikan rendah. Akan lain halnya jika istilah asing yang digunakan tersebut diganti dengan bahasa Indonesia. Istilah tour de diganti dengan perjalanan di, sehingga susuai dengan kaidah pemakian bahasa Indonesia.
Bentuk tour de Siak pada kalimat diatas memiliki makna perjalanan di Siak. Bentuk itu berasal dari bahasa Inggris. Agar tidak terjadi ketidakpahaman dari pembaca akan maksud dari bahasa asing tersebut maka bentuk itu bisa diganti dengan perjalanan di Siak.
Dalam KBBI kata perjalanan (2008: 559) memiliki makna yaitu, per·ja·lan·an n 1 perihal (cara, gerakan, dsb) berjalan: krn kakinya cacat, ~ nya tidak sempurna; 2 kepergian (perihal bepergian) dr suatu tempat dsb ke tempat dsb yg lain: ia mendapat kecelakaan dl ~ ke Jakarta; 3 jarak (jauh) yg dicapai dng berjalan dl waktu yg tertentu: jauhnya kira-kira dua jam ~; 4 perbuatan; kelakuan; tingkah laku: ia bertanya kpd saya bagaimana ~ pegawai baru itu sebelum bekerja di sini;~ insentif perjalanan wisata yg ditawarkan oleh suatu perusahaan kpd pegawai perusahaan sbg imbalan atas suatu usaha yg berhasil; ~ kebudayaan 1 perjalanan yg diadakan dng tujuan mempelajari atau memperdalam seni budaya; 2 perjalanan yg bertujuan melihat atau menyaksikan hal-hal yg berhubungan dng kebudayaan, msl benda kuno, peninggalan sejarah, atau perikehidupan masyarakat.

Bentuk Tidak Baku
Big News dari The Peak Apartement. (hlm: 3)
Bentuk Baku
Berita besar dari The Peak Apartemen.

Kesalahan yang terdapat dalam kalimat diatas adalah karena menggunakan unsur bahasa asing yang belum tentu bisa dipahami oleh orang yang berpendidikan rendah. Akan lain halnya jika istilah asing yang digunakan tersebut diganti dengan bahasa Indonesia. Istilah big news diganti dengan berita besar, sehingga susuai dengan kaidah pemakian bahasa Indonesia.
Bentuk big news pada kalimat diatas memiliki makna bahwa adanya sebuah berita besar atau heboh. Bentuk itu berasal dari bahasa Inggris. Agar tidak terjadi ketidakpahaman dari pembaca akan maksud dari bahasa asing tersebut maka bentuk itu bisa diganti dengan berita besar.
Dalam KBBI kata berita (2008: 179) memiliki makna yaitu, be·ri·ta n 1 cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yg hangat; kabar: semalam dia mendengar -- bahwa kampungnya dilanda banjir; 2 laporan: ia bertugas membuat -- harian; 3 pemberitahuan; pengumuman: -- redaksi.
Sedangkan kata besar di dalam KBBI (2008: 182) memiliki makna yaitu, be·sar a 1 lebih dr ukuran sedang; lawan dr kecil: batang kayu ini sangat -- sehingga tidak sanggup tanganku memeluknya; 2 tinggi dan gemuk: badannya --; 3 luas; tidak sempit: rumahnya --; 4 lebar: sungai itu sangat --; 5 ki hebat; mulia; berkuasa: jika menjadi orang -- , jangan suka sombong; 6 banyak; tidak sedikit (tt jumlah): gajinya --; 7 menjadi dewasa: ia lahir di Surakarta, tetapi -- di Jakarta; 8 lebih dewasa dp sebelumnya: sekarang ia sudah --; 9 penting (berguna) sekali: ajaran agama itu -- artinya bagi pembentukan watak;-- kayu -- bahannya ( -- periuk -- keraknya), pb banyak penghasilan banyak pula belanjanya.


Kedua kalimat diatas belum tentu bisa dipahami oleh orang yang berpendidikan rendah karena pada kalimat-kalimat tersebut terdapat istilah bahasa asing yang tidak dipahami. Akan lain halnya jika istilah asing yang digunakan tersebut diganti dengan bahasa Indonesia. Istilah tour de diganti dengan perjalanan ke, istilah big news diganti dengan berita besar sehingga susuai dengan kaidah pemakian bahasa Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA
Setyawati, Nanik. 2010. Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia.  Surakarta: Yuma Pustaka.
Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Alwi, Hasan dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar