Selasa, 18 November 2014

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA BLOGGER DOSEN (Drs. ELWAHYUDI PANGGABEAN, M.Pd)



ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA BLOGGER DOSEN
(Drs. ELWAHYUDI PANGGABEAN, M.Pd)

Nama               : Ade Safitri
NPM               : 126211811
Kelas               : 5A
1.      Kesalahan Pelafalan Karena Perubahan Fonem Konsonan Menjadi Fonem Vokal Pada Tataran Fonologi
  
Bentuk Tidak Baku
Informasi predikat supremasi itu sendiri diumumkan panitya penyelenggara dalam acara puncak di Taman.
Bentuk Baku
Informasi predikat supremasi itu sendiri diumumkan panitia penyelenggara dalam acara puncak di Taman.
            Kesalahan yang saya temukan pada kalimat diatas adalah kesalahan pada tataran fonologi. Kesalahan tersebut terjadi karena adanya perubahan fonem vokal menjadi fonem konsonan. Fonem vokal /i/ menjadi fonem konsonan /y/, kata panitia menjadi panitya.
            Menurut Depdiknas (KBBI:1015) kata panitia memiliki makna yaitu, pa·ni·tia n kelompok orang yg ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan atau mengurus hal-hal yg ditugaskan kepadanya; komite. Sedangkan kata panitya tidak memiliki makna di dalam KBBI.
            Berdasarkan penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan kata panitya dalam kalimat tersebut tidaklah benar karena kata panitya bukanlah kata yang baku dalam bahasa Indonesia. Agar penggunaannya tepat sesuai kaidah bahasa baku maka kata panitya bisa diganti dengan panitia.

2.      Kesalahan Karena Penggunaan Istilah Asing Pada Tataran Sintaksis
  
Bentuk Tidak Baku
saya langsung belajar dengan sistim crash-program.
Bentuk Baku
saya langsung belajar dengan sistim program kebut.
Kesalahan yang terdapat pada bentuk diatas adalah karena penggunaan istilah asing. Istilah asing yang digunakan disitu adalah crash-program. Istilah asing tersebut merupakan bahasa Inggris. Yang di dalam bahasa Indonesia memiliki makna yaitu program-kebut. Penggunaan istilah asing tersebut dikatakan sebagai suatu kesalahan berbahasa karena tidak semua kalangan yang bisa memahami makna dari istilah asing yang digunakan tersebut.
Menurut Depdiknas (KBBI:1104) kata program memiliki makna yaitu, prog·ram n 1 rancangan mengenai asas serta usaha (dl ketatanegaraan, perekonomian, dsb) yg akan dijalankan: beberapa partai menyetujui -- pemerintah; 2 Komp urutan perintah yg diberikan pd komputer untuk membuat fungsi atau tugas tertentu. Kata kebut (KBBI:643) memiliki makna yaitu, ke·but [1] v, me·nge·but v menghilangkan debu (nyamuk dsb) dng memakai bulu ayam, sapu, dsb: setiap pagi pembantu kami ~ kursi; ke·but [2] v cak, me·nge·but v 1 menjalankan kendaraan dng kecepatan tinggi: sebelum diadakan penertiban, banyak bus kota yg ~ di jalan dan saling menyusul; 2 cak mengerjakan sesuatu dng cepat.

3.      Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital Pada Tataran EYD

Bentuk Tidak Baku
Di bangku kelas II SMP, Kala itu ia tengah mendengar penjelasan guru.
Bentuk Baku
Di bangku kelas II SMP, kala itu ia tengah mendengar penjelasan guru.

            Pada bentuk diatas terdapat kesalahan pada tataran EYD. Kesalahannya disebabkan karena penggunaan huruf kapital yang tidak tepat. Kesalahannya terletak pada kata kala. Pada kalimat tersebut kata kala menggunakan huruf kapital, sementara ia terletak setelah kata tanda koma bukan tanda titik. Jadi, penulisan kata kala dengan huruf kapital adalah salah. Penulisan yang benar sesuai EYD adalah kata kala dengan huruf kecil.

4.      Kesalahan Karena Penggunan Istilah Asing Pada Tataran Sintaksis
  
Bentuk Tidak Baku
Sebagai seorang teman ia mengajak “coffe-morning”. Saya memenuhi permintaannya.
Bentuk Baku
Sebagai seorang teman ia mengajak “kopi-pagi”. Saya memenuhi permintaannya.

Kesalahan pada tataran sintaksis yang terdapat pada bentuk diatas adalah kesalahan karena penggunaan istilah asing. Penggunaan istilah asing dianggap sebuah kesalahan berbahasa karena tidak semua kalangan yang bisa memahami istilah asing yang digunakan tersebut.
Istilah asing yang dipakai pada kalimat diatas adalah coffe-morning. coffe-morning tersebut dalam bahasa Indonesia memiliki makna yaitu kopi-pagi. Maksunya adalah di pagi hari minum kopi.
Kesalahan penggunaan istilah coffe-morning bisa diperbaiki penggunaannya dengan menggukan istilah bahasa Indonesia, yaitu kopi-pagi. Yang sesuai dengan penggunaan kaidah baku bahasa Indonesia.




5.      Kesalahan Penggunaan Tanda Titik Pada Tataran EYD.

Bentuk Tidak Baku
"Caranya bisa dengan tertulis atau mendatangi redaksi media bersangkutan. Bukan dengan cara menelepon wartawan yang menulis berita tersebut," katanya.Wahyudi dimintai pendapatnya menyusul telepon Syafrizal mantan ketua DPRD Kampar kepada wartawan www.halloriau.com di Bangkinang sehubungan pemberitaan web-site itu
Bentuk Baku
"Caranya bisa dengan tertulis atau mendatangi redaksi media bersangkutan. Bukan dengan cara menelepon wartawan yang menulis berita tersebut," katanya.Wahyudi dimintai pendapatnya menyusul telepon Syafrizal mantan ketua DPRD Kampar kepada wartawan www.halloriau.com di Bangkinang sehubungan pemberitaan web-site itu.

Kesalahan yang terdapat pada bentuk diatas adalah kesalahan karena penulisan tanda baca, yaitu tanda titik.  Pada bentuk diatas diakhir kalimatnya tidak menggunakan tanda baca titik. Dalam EYD telah diatur bahwa diakhir kalimat harus digunakan tanda baca, misalnya titik. Untuk memperbaiki kesalahan pada bentuk diatas maka diakhir kalimatnya harus diberi tanda titik (.)

DAFTAR PUSTAKA
Setyawati, Nanik. 2010. Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia.  Surakarta: Yuma Pustaka.
Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Alwi, Hasan dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Gunawan & Nirmala. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Surabaya: Jaya Abadi.

2 komentar:

  1. Mohon dengan hormat. Perbaiki bahsa And adulu baru salahkan bahsa orang lain. Apalagi, Anda men-shar-kannya di internet. Kesannya, anda sengaja mempermalukan orang lain. Sedangkan bahsa Anda juga tidak sempurna. tks.

    BalasHapus
  2. Mohon dengan hormat. Perbaiki bahsa And adulu baru salahkan bahsa orang lain. Apalagi, Anda men-shar-kannya di internet. Kesannya, anda sengaja mempermalukan orang lain. Sedangkan bahsa Anda juga tidak sempurna. tks.

    BalasHapus